Artificial Intelligence : Edge Detection Menggunakan Fuzzy Logic

Kali ini kita akan membahas materi Kecerdasan Buatan  “Edge Detection Menggunakan Fuzzy Logic” proyek aplikasi edge detection ini dikerjakan oleh kelompok Ali Hasyim, mahasiswa Ilmu Komputasi Institut Teknologi Telkom angkatan 2010.

Anggota Kelompok

1. Ali Hasyim (118100029)

2. Ariya Mohammad Suryaman (118100028)

3. Faturahman Alhikmah (118100027)

Edge Detection adalah sebuah masalah kepentingan fundamental dalam analisis gambar (images).  Dalam suatu gambar , hal yang kita sebut edge memberikan karakteristik batas dari suatu benda dan maka dari itu berguna untuk segmentasi, registrasi, dan identifikasi suatu benda atau objek dalam suatu kejadian. Dalam kasus ideal , menggunakan sebuah edge detector   sebuah gambar dapat mengurangi  jumlah data yang harus di proses dan memungkinkan menyaring informasi yang dianggap kurang relevan , sambil tetap menyimpan data yang penting dari gambar tersebut. Jika langkah pendeteksian berhasil , tugas untuk mentranslasikan gambar aslinya dapat di sederhanakan . Sayang nya, tidak mungkin untuk selalu mendapatkan hasil yang ideal , terutama dari gambar kehidupan nyata yang cukup kompleks . walaupun seperti itu, edge tetap berperan penting dalam banyak aplikasi image processing

Dalam Pembuatan Software Edge Detection ini akan menyelesaikan masalah kepentingan fundamental dalam analisis gambar (images) dengan menggunakan Fuzzy Logic (Reasonning).

Untuk menyelesaikan Software edge detection ini dugunakan fuzzy logic. Fuzzy  merupakan suatu kata yang agak asing bagi kita. Dalam terjemahan menurut kosa katanya fuzzy berari kabur. Logika berarti penalaran. Jika digabungkan menjadi satu kalimat berarti Penalaran Yang Kabur. Logika fuzzy adalah suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang input ke dalam suatu ruang output.

Dalam pembuatan Edge detection digunakan software Visual Basic C# untuk membantu penyelesaian masalah . Seleksi objek biasanya dilakukan langkah deteksi tepi dalam proses pengolahan citra. Proses pendeteksian tepi dilakukan dengan perintah/fungsi “edge” dan hanya menggunakan citra/gambar 2D saja . Deteksi tepi (Edge Detection) pada suatu citra suatu proses yang menghasilkan tepi-tepi dari obyek-obyek citra, tujuannya adalah :

  1. Untuk menandai bagian yang menjadi detail citra
  2. Untuk memperbaiki detail dari citra yang kabur, yang terjadi karena error atau adanya efek dari proses akuisisi citra Suatu titik (x,y) dikatakan sebagai tepi (edge) dari suatu citra bila titik tersebut mempunyai perbedaan yang tinggi dengan tetangganya.

Fitur Software Pada edge detection V 1.1

  1. Real Time Webcam berfungsi untuk menampilkan hasil capture dari webcam
  2. Grayscale Image berfungsi untuk menampilkan gambar hitam putih
  3. Hasil Edge Detection berfungsi untuk menampilkan hasil Convert dari image yang grayscale menjadi edge.
  4. Button Capture to Grayscale berfungsi untuk merubah hasil capture dari webcam ke grayscale
  5. Button browse from file berfungsi untuk mengambil gambar yang ada pada komputer
  6. Button convert to edge detection berfungsi untuk merubah dari gambar grayscale ke Edge
  7. Button save grayscale berfungsi untuk menyimpan ke komputer hasil capture grayscale dari webcam
  8. Button save edge detection berfungsi untuk menyimpan ke komputer hasil dari edge detection

Picture1Download Paper

Download Aplikasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s